Kucing Abyssinian

Ras Kucing Abyssinian adalah ras kucing tertua di dunia yang pernah diketahui. Penampilan dan rupanya menyerupai lukisan dan patung yang berasal dari mesir kuno. Kata Abyssinian berasal dari ethiopia yang merupakan negara asal ras kucing Abyssinian. Namun, berdasarkan penelitian ahli genetik, kemungkinan besar kucing ras ini berasal dari pesisir laut india dan sebagian Asia tenggara. Bangsa mesir sangat melarang keras perdagangan kucing Abyssinian, bahkan bangsa mesir mendirikan kuil khusus untuk memuja kucing ras ini. Mumi kucing Abyssinian juga banyak ditemukan pada pemakaman bangsa Mesir kuno.

Profile Kucing Abyssinian

Kucing Abyssinian dibawa ke Inggris untuk melindungi ladang gandum dari hama tikus yang sangat merajalela di Inggris. Kucing ini pertama mengikuti show di Inggris pada tahun 1871.

Ciri Ras Kucing Abyssinian

Kucing Abyssinian merupakan golongan Shorthair sedang dan ciri fisiknya adalah. Kepala : Berbentuk segitiga dengan sudut agak membulat. Hidung : Biasa. Telinga : Terbuka Lebar. Mata : Terbuka lebar dan berbentuk almond, Badan : Langsing dan Anggun. Kaki : Panjang dan langsing. Cakar : Kecil dan berbentuk oval. Bulu : Berbintik-bintik atau Ticked agouti. Ekor : Berukuran medium, luas didasarnya dan tidak kusut. 

Kelebihan kucing Abyssinian adalah ; Mudah untuk disayang, senang bermain, pendiam, penyayang cocok untuk anak-anak dan mudah disisir. Adapun hal yang perlu diperhatikan dari kucing ini adalah ; kucing ini sangat aktif, tidak suka diatur dan dibatasi, tidak cocok dirumah atau apartemen.

Demikian profile Kucing Abyssinian, semoga dapat menjadi informasi untuk anda penggila kucing, khususnya penyuka dari kucing Abyssinian.

Kucing Balinese

Ras Kucing Balinese adalah kucing yang mempunyai tipe tubuh oriental, langsing dan panjang ditutupi bulu panjang dengan pola warna seperti ras siam atau colorpoint. Nama Balinese dinamakan oleh seorang breeder kucing Helen Smith. Helen menamakan ras kucing Balinese karena keagungan kucing tersebut menyerupai keagungan penari bali. Helen dan rekannya Marion Dorsey yang sama-sama sebagai breeder kucing memutuskan untuk mengembangbiakan Longhaired Siamese dan menjadi kucing Ras Balinese.

Profile Kucing Balinese

Ras ini merupakan bentukan yang spontan akibat dari mutasi ras siam. Perbedaan yang mencolok dengan ras siam adalah dari panjang bulu. Balinese terbagi menjadi dua jenis yaitu Balinese tradisional dan Balinese modern. Balinese tradisional mempunyai badan yang lebih berat dan tegap, bentuk kepala lebih bundar, dan mempunyai daun telinga yang lebih bundar dibanding dengan Balinese modern.

Balinese tradisional mempunyai bulu panjang sekitar 5cm yang menutupi seluruh tubuh. Sementara itu Balinese modern mempunyai bulu yang lebih pendek di sekitar kepala serta badannya. Bulu panjang hanya tumbuh di sekitar bagian ekor saja. 

Ciri Ras Kucing Balinese

Kucing Balinese termasuk golongan longhair sedang. Ciri fisiknya adalah Kepala : Panjang, berbentuk segitiga. Hidung : Mancung dan lurus tanpa ada terpisah. Telinga : Bagian dasar melebar dan besar. Mata : Berukuran medium dan berbentuk almond. Badan : Panjang dan langsing. Kaki : Panjang dan langsing, Bentuk oval dan berukuran kecil. Cakar : Lima jari di kaki depan dan empat jari di kaki belakang, Besar bulat dan kokoh. Bulu : Lembut mengkilap dan merekah, Panjang sekitar 5cm. Ekor : Panjang dan Tipis

Kelebihan dari ras kucing balinese adalah ; lebih pendiam dari siamese, Lincah dan Vokal, mudah disayang, cocok dengan anak-anak, sangat cantik dan lemah gemulai. Hal yang perlu diperhatikan dari ras kucing balinese adalah mereka tidak suka ditinggal sendirian dan perlu disisir setiap hari.

Demikian tentang profile kucing balinese, semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bari pecinta kucing terutama pecinta kucing balinese.

Tips Menjinakan Kucing Persia

Menjinakan tentunya adalah hal yang ingin dilakukan setiap orang pada satwa peliharaanya. Namun kadang sangat susah dan tentunya sangat butuh waktu, karena semua hewan belum tentu mempunyai sifat yang sama. Dengan menjinakan hewan kita tentunya merasa punya nilai plus pada diri kita sendiri. Kita bisa berinteraksi dengan peliharaan kita layaknya kita berinteraksi sesama manusia, merasa aman dan merasa nyaman saat hewan peliharaan di sisi kita. 

Menjinakan hewan yang baru dibeli dan membelinya sudah dewasa tentunya butuh proses dan waktu yang cukup lama tergantung sifat bawaan hewan peliharaan itu sendiri, ada yang adaptasinya cepat ada juga yang adaptasinya cukup lama. Seperti Manusia hewan juga mengalami masa adaptasi pada saat berpindah tempat atau lingkungan. Pasti ada rasa canggung dan malu - malu sama seperti kita.

Begitu pula menjinakan Kucing Persia, bisa disebut gampang - gampang susah. Kuncinya adalah kesabaran dan keuletan pada saat melakukan pendekatan, jangan terlalu dipaksakan juga bila sudah terindikasi rasa stres pada kucing persia yang baru kita beli pada cattery yang anda percaya. Ciri kucing stres biasanya berdampak pada rasa takut yang berlebihan atau secara fisik bulu akan terlihat seperti tidak terawat dan tidak rapi.

Menjinakan Kucing Persia saat masih umur 4 bulan mungkin lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Berbeda dengan kucing persia yang sudah berumur saat diadopsi. Namun pola makan juga bisa mempengaruhi kejinakan dari hewan ini. Sering berinteraksi juga bisa menjadi faktor dari jinaknya kucing persia yang baru diadopsi. 


Berikut Tips Menjinakan Kucing Persia yang cukup sederhana 

  • Memandikan secara teratur dengan tangan kita sendiri.
  • Beri makan secara teratur dengan terus ditemani kita.
  • Memberi makan dengan tangan kita atau coba permainkan.
  • Mengelus - elus bagian dagu Kucing.
  • Mengelus - elus badan.
  • Sering berinteraksi.
  • Menggendong - gendong kucing.
  • Mengeringkan bulu dibarengi usapan manja kita.

Demikian Tips menjinakan Kucing Persia secara sederhana yang bisa dilakukan oleh anda secara continou dan dapatkan hasilnya dengan kucing yang akan bermanja - manja pada anda. Ikuti terus Kucing Persia Tasik untuk mengetahui info yang seputar kucing persia lainya. Ingat jangan terlalu dipaksakan bila kucing terlihat stres.


Silsilah Sejarah Kucing Persia

Kucing Persia diyakini merupakan ras kucing paling tua di dunia. Kucing Persia adalah kucing yang berasal dari Persia atau sekarang lebih dikenal dengan Iran. Kucing yang yang dikenal mempunyai ciri khas bulu yang indah dan sering manja ini diakui juga sebagai kucing ras paling bagus. Bagaimana tidak ? dilihat dari sisi harganya yang tak murah bahkan perawatanya pun cukup mahal.

Kucing Persia diberitakan diperkenalkan oleh pietro della valle pada tahun 1620 ke Italia. mereka jiga dibawa dari Turki ke Prancis oleh Nicholas Claude Fabrie De Peiresc. Semuanya masuk dalam dokumentasi sejarah Persia yang kita kenal sekarang negara Iran.

Hal ini diyakini bahwa Kucing Persia diperkenalkan ke Inggris dari Perancis, dan bahwa sebelumnya mereka tidak memiliki bulu yang panjang seperti yang kita lihat pada umumnya sekarang. Sebaliknya, mereka dibesarkan di Turki dengan Angora's Turki, yang mana berasal dari ras yang berbulu panjang. Namun, dalam versi lain dari sejarah, kucing dikembangbiakkan dengan kucing liar Afrika untuk mendapatkan bulu yang panjang.

Tidak ada keraguan dalam versi apapun, bahwa Persia selalu dianggap kucing bernilai tinggi. Mereka dianggap langka, dan mereka disukai oleh strata orang – orang kelas atas, Versi lain dari sejarah Persia saat ini sebagai keturunan dari Felis Libyca, yang sebenarnya adalah kucing yang berasal dari Afrika dan Asia.



Versi ini juga memiliki Persia diperkenalkan ke Eropa jauh lebih awal dari 1620. Bahkan, versi ini memiliki Persia yang diperkenalkan di tahun 1500-an oleh Romawi dan Venisia. Versi ini juga menyatakan bahwa Persia dianggap mempunyai nilai jual yang cukup tinggi.

Kucing Persia pertama kali diperkenalkan ke Amerika Serikat dan Kanada di awal 1900 - an, dan dari saat itu, kucing-kucing menjadi hewan peliharaan yang paling disukai, dengan cepat menjadi jenis kucing yang paling populer di dunia. Bahkan, Persia sudah menjadi simbol sebagai hewan peliharaan yang berharga untuk orang – orang yang memeliharanya. Pada saat ini, mereka sering tampil dalam beberapa kontes / pameran kucing peliharaan. 

Demikian sekilas tentang silsilah sejarah kucing persia, mohon maaf bila ada kesalahan. Salam Persia Mania

Usia Ideal Perkawinan Kucing Persia

Berapa sih usia ideal kucing persia untuk dikawinkan ? pertanyaan itu cukup lumrah terdengar dari para pemula yang menjadi kucing persia mania ataupun peternak kucing persia pemula. Selain memang makhluk hidup ditakdirkan untuk berkembang biak, perkawinan juga untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik apalagi menyangkut dengan komersil. Tentunya para cattery ingin memperoleh keturunan yang baik dan mempunyai kualitas yabg baik untuk di komersilkan maupun dipelihara. 

Usia ideal perkawinan kucing persia kadang tak terprediksi, tetapi pada umumnya usia ideal perkawinan untuk kucing persia betina yaitu setelah berumur 8 Bulan - 1,2 Tahun dimana birahi dan mental serta fisiknya sudah siap. Sedangkan pada kucing persia jantan umumnya usia ideal perkawinan bila sudah memasuki usia 1 tahun atau lebih. 

Perhatikan cara mengawinkan kucing persia. Adapun ciri betina sudah siap kawin adalah : bersuara keras, lebih manja, nafsu makan kadang berkurang, gerakanya lincah, suka menggesekan tubuh ke dinding, sering berguling - guling, sensitif dan bulu terlihat bersinar. 


Bila si kucing sudah mengalami tanda-tanda tersebut berarti sudah siap kawin, namun bila usianya sudah 1 tahun tetapi belum mengalami tanda-tanda tersebut, jangan dulu dikawinkan. Suplai lah Vitamin E untuk meningkatkan hormon supaya birahi cepat timbul dan kucing siap kawin. 

Masa perkawinan kucing biasanya berlangsung sekitar satu minggu. Rawatlah dengan baik supaya proses kehamilan dan melahirkan berjalan lancar. Perhatikan kebersihan dan kelayakan kandang, bersihkan kandang dengan bersih dan hati - hati. permukaan kandang jangan terlalu lembab dan dianjurkan menggunakan water dispenser untuk penampungan air minumnya agar tidak tumpah bila menggunakan penampungan air minum biasa. Perhatikan makannanya supaya memberikan pakan yang mengandung protein yang tinggi agar perkembangan janin stabil dan normal.

Usahakan agar kucing yang sedang hamil berada terus dirumah untuk memastikan keselamatan dan tidak memakan makanan yang sembarangan yang dapat mengganggu proses kehamilan. Demikian bahasan usia ideal perkawinan kucing persia yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi anda dalam merawat atau beternak kucing persia.

Advertisment

Followers

Contact Form

Name

Email *

Message *